logo inko

DEMO MESIN SEKARANG!!!

Dapatkan pengalaman mencoba mesin-mesin kami sekarang juga.

Memahami warna pantone: produksi & standar (bag-2)

    Contoh kasus implementasi: Jika sebuah perusahaan teknologi ingin mencetak logo pada kertas brosur, kaos karyawan, dan casing plastik, mereka akan menggunakan:

  • Pantone Formula Guide untuk kertas brosur.
  • Pantone Fashion, Home + Interiors (TCX) untuk kain kaos.
  • Pantone Plastic Chip untuk material plastik casing.

    Meskipun medianya berbeda, penggunaan sistem PMS memastikan identitas visual brand tersebut tetap konsisten di mata konsumen.

     Apakah warna pantone bisa dicetak melalui mesin digital printing? Secara teknis, mesin digital printing tidak mencetak warna pantone dengan cara mencampur tinta fisik seperti pada mesin offset (manual mixing). Namun, mesin digital modern menggunakan teknologi Pantone Simulation untuk mendekati warna tersebut seakurat mungkin.

    Mesin digital menggunakan sistem CMYK atau tambahan warna Extended Gamut. Untuk mencetak pantone, mesin melakukan proses penerjemahan kode pantone ke nilai koordinat warna yang mampu dihasilkan oleh tinta mesin tersebut. Akurasi hasil cetak biasanya dinyatakan dalam persentase cakupan warna pantone (Pantone Coverage).

    Jenis mesin digital dengan kemampuan pantone terbagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kebutuhan produksi dan tingkat akurasi warna.

1. Digital Press (High-End Production)

    Mesin kategori ini memiliki akurasi paling mendekati standar pantone karena menggunakan tinta tambahan di luar CMYK standar sehingga mampu memperluas gamut warna.

  • HP Indigo menggunakan teknologi IndiChrome dengan tambahan tinta Orange, Violet, dan Green untuk menghasilkan simulasi pantone yang sangat presisi.
  • Heidelberg Versafire / Ricoh Pro Series memiliki opsi 5th Color Station untuk tinta tambahan atau clear coat guna mendekati profil warna tertentu.

2. Large Format Inkjet (Plotter)

    Kategori ini biasanya digunakan untuk kebutuhan proofing warna, poster, banner, hingga fine art printing karena memiliki gamut warna yang sangat luas.

  • Epson SureColor (P-Series & S-Series) menggunakan hingga 12 warna tinta termasuk Violet, Orange, dan Green untuk mencapai akurasi pantone hingga 99%.
  • Canon imagePROGRAF menggunakan teknologi tinta LUCIA PRO yang dirancang untuk menghasilkan kualitas warna tinggi bagi kebutuhan fotografi dan desain grafis profesional.

3. Production Printers (Office / Light Production)

  • Xerox Iridesse & Versant menggunakan server warna seperti EFI Fiery yang memiliki perpustakaan warna pantone bawaan untuk mengonversi kode pantone ke kombinasi CMYK terbaik.
  • Konica Minolta AccurioPress menggunakan sistem manajemen warna yang stabil agar hasil cetak tetap konsisten dari lembar pertama hingga terakhir.

    Meskipun mesin digital modern sangat canggih, terdapat beberapa jenis warna pantone yang tetap tidak dapat ditiru secara sempurna oleh sistem CMYK standar.

  • Pantone Metallic seperti emas dan perak asli tidak dapat disimulasikan sempurna menggunakan tinta CMYK.
  • Pantone Neon / Fluorescent memiliki tingkat kecerahan yang berada di luar kemampuan gamut tinta digital biasa.

    Dalam implementasi profesional, penggunaan software RIP (Raster Image Processor) seperti EFI Fiery atau HP Production Pro sangat penting karena berfungsi sebagai “penerjemah” kode pantone menjadi simulasi warna digital yang paling mendekati warna aslinya.

    Perbedaan mendasar antara produksi warna pantone pada mesin offset dan mesin digital terletak pada metode pembentukan warnanya.

Alur kerja mesin offset (Spot Color)

  • Desainer menentukan kode pantone pada file desain.
  • Operator melihat Formula Guide untuk mengetahui resep pencampuran tinta.
  • Tinta dasar ditimbang dan dicampur secara manual hingga homogen.
  • Tinta hasil campuran dimasukkan ke unit penintaan mesin offset.
  • Proses cetak dilakukan menggunakan satu warna solid khusus.

Alur kerja mesin digital (Simulation)

  • File desain diterima oleh software RIP.
  • RIP mencari kode pantone dalam database warna internal mesin.
  • Sistem menghitung kombinasi tinta CMYK atau Extended Gamut.
  • Printer mencetak warna berdasarkan simulasi algoritma digital.
  • Hasil cetak diverifikasi menggunakan spektrofotometer untuk mengukur nilai Delta E.

   

icon whatsapp